Tempua Dan Pohon Sena
Oleh: md share abd ghani
Petang yang tadi
Tika riadahku dipinggir kali
Entah mencari peluh berlari
Atau mencari akal bahan berperi
Tika lamunan melayang
Kubidik pohon sena diseberang
Tingginya bukan kepalang
Pastinya usianya tak terrbilang
Di pucuk pohon yang tegap
Tumpuan mata mula tertacap
Seekor tempua terbang hinggap
Akalku mula mengumpulkan ucap
Begitu pepohonan mencabar pelangi
Ibarat ilmu kita mengaji
Akan ada yang lebih tinggi
Menginjak kita dengan berani
Sungguh ilmu tempat berteduh
Tiada ia menentukan geruh
Sementelah lagi menetapkan jodoh
Selain Zat yang kita patuh
Dan tatkala tubuh mula berpeluh
Kutinggalkan kali dan juga keluh
Bersama langkah yang bersungguh
Dengan semangat yang makin utuh
Lobai: tmn impian putra
bangi
Tiada ulasan:
Catat Ulasan